Mempelajari cara mengimpor biji kopi hijau dari Indonesia dapat dilakukan dalam delapan langkah: mencari pemasok, mencicipi sampel, memastikan mutu, menandatangani kontrak, mengatur pembayaran, mengurus dokumen ekspor, mengirim, dan menerima. Panduan ini akan memandu para pemanggang kopi, importir, dan distributor melalui setiap tahap, dengan spesifikasi mutu, Incoterms, dokumen bea cukai, dan tingkatan harga yang Anda butuhkan untuk melakukan pemesanan pertama dengan percaya diri langsung dari negara asal.
Terakhir diperbarui: Juni 2026
Mengapa Harus Mendapatkan Biji Kopi Hijau Langsung dari Indonesia?

Indonesia adalah produsen kopi terbesar keempat di dunia berdasarkan volume, menurut Organisasi Kopi Internasional (ICO) . Bagi pembeli, skala tersebut berarti keragaman: Gayo dari Aceh, Bali Kintamani , Toraja , Flores , Jawa , Mandheling , Lintong , dan Lampung Robusta , masing-masing dengan cita rasa yang berbeda. Sebagian besar kopi Sumatra dan Sulawesi diolah dengan metode pengupasan basah (Giling Basah) , metode pengupasan tahap 2 yang memberikan kopi-kopi ini tekstur yang kaya dan keasaman rendah.
Membeli langsung dari eksportir Indonesia menghilangkan margin importir dan mendekatkan Anda pada keputusan penilaian mutu di tingkat perkebunan yang menentukan kualitas. Untuk konteks mengenai harga saat ini, lihat panduan kami tentang harga pasar kopi hijau Indonesia . Kopi hijau juga memasuki sebagian besar pasar tanpa bea masuk, termasuk Amerika Serikat di bawah kode HTS 0901 , sehingga impor dari negara asal jarang dikenakan penalti tarif.
Langkah demi Langkah: Cara Mengimpor Biji Kopi Hijau dari Indonesia
Proses impor biji kopi hijau dari Indonesia sama saja, baik Anda memesan satu lot kecil 60 kg atau satu kontainer penuh. Delapan langkah di bawah ini mengikuti urutan yang biasa dilalui pembeli pertama kali, mulai dari verifikasi pemasok hingga pengiriman akhir. Setiap langkah menyebutkan dokumen, spesifikasi, atau keputusan yang memajukan pesanan Anda, sehingga Anda dapat memberi tahu perusahaan pengiriman barang dan agen bea cukai Anda dengan akurat sebelum biji kopi meninggalkan Belawan.
Langkah 1: Temukan dan Verifikasi Pemasok
Memilih pemasok adalah keputusan yang membentuk setiap langkah selanjutnya. Eksportir Indonesia yang andal akan memberikan Anda penilaian mutu yang akurat, pengendalian kelembaban yang konsisten, dokumen ekspor yang benar, dan komunikasi yang jelas lintas zona waktu. Tanyakan tiga hal kepada calon pemasok: asal dan mutu apa yang sebenarnya mereka miliki dalam stok, apakah mereka mengirimkan FOB Belawan atau mengatur CIF ke pelabuhan Anda, dan apakah mereka dapat menghasilkan sertifikat fitosanitari dan faktur komersial yang sesuai dengan pesanan pembelian Anda. Pemasok yang menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dengan tepat adalah pemasok yang telah berpengalaman mengirimkan barang ke importir sebelumnya.
Langkah 2: Minta Sampel dan Cicipi
Jangan pernah berkomitmen pada kontainer hanya berdasarkan deskripsi saja. Mintalah sampel 1 kg dari setiap lot yang Anda pertimbangkan dan uji cita rasanya sesuai protokol SCA sebelum Anda menandatangani apa pun. Sampel memungkinkan Anda untuk mengkonfirmasi skor cita rasa, memeriksa kadar air dan cacat pada biji kopi, dan memberikan arahan singkat tentang profil pemanggangan Anda. Di Indonesia Specialty Coffee, pesanan sampel tersedia untuk pembeli baru karena alasan ini. Sisihkan waktu dua minggu dalam jadwal Anda untuk pengiriman, pengurusan bea cukai, dan sampainya sampel ke meja pengujian cita rasa Anda.
Butuh informasi harga terkini saat Anda mengevaluasi sampel? Lihat daftar harga grosir kami atau hubungi tim kami untuk mendapatkan penawaran harga berdasarkan asal kopi yang Anda uji.
Langkah 3: Konfirmasi Tingkat dan Spesifikasi Kualitas
Kopi hijau Indonesia diklasifikasikan berdasarkan SNI 01-2907-2008 , standar klasifikasi nasional yang menetapkan nilai cacat untuk setiap lot. Grade 1 Spesial memiliki nilai cacat 11 atau lebih rendah, kadar air 12.5% atau lebih rendah , dan skor cupping SCA 82 hingga 88 poin . Grade 2 Komersial memungkinkan nilai cacat yang lebih tinggi dan mendapat skor 79 hingga 81. Lot di bawah grade dinyatakan gagal jika memiliki cacat berlebih, kadar air tinggi, atau ukuran saringan yang tidak konsisten. Tabel di bawah ini menunjukkan perbandingan kedua grade berdasarkan spesifikasi yang menentukan harga dan pemanggangan Anda.
| Spesifikasi | Spesialisasi Tingkat 1 | Kelas 2 Komersial |
|---|---|---|
| Nilai cacat | 11 atau lebih rendah | Sampai 25 |
| Skor bekam SCA | 82 hingga 88 poin | 79 hingga 81 poin |
| Konten kelembaban | 12.5% atau lebih rendah | Hingga 13% |
Konfirmasikan mutu, kadar air, dan ukuran saringan secara tertulis sebelum Anda membuat kontrak, karena lot yang tidak diberi mutu atau diberi mutu ulang dapat mengubah angka-angka ini antara sampel dan pengiriman.
Langkah 4: Sepakati Kontrak dan Incoterms
Kontrak tersebut menetapkan kuantitas, mutu, harga, dan Incoterm yang menentukan di mana tanggung jawab penjual berakhir. Dalam kontrak FOB Belawan , penjual mengurus izin ekspor kopi dan memuatnya ke kapal yang Anda tunjuk, setelah itu risiko beralih kepada Anda. Dalam kontrak CIF , penjual mengatur dan membayar biaya pengiriman dan asuransi ke pelabuhan tujuan Anda. Banyak kontrak kopi spesial menetapkan harga berdasarkan harga berjangka ICE C Arabica bulan kedua terdekat ditambah selisih harga asal, meskipun kontrak harga tetap umum untuk kopi single origin Indonesia. Sebutkan kode HS, pelabuhan, dan jangka waktu pengiriman dalam kontrak itu sendiri.
Langkah 5: Atur Pembayaran
Sebagian besar eksportir kopi Indonesia menerima dua metode pembayaran: transfer telegrafik (TT) dan letter of credit (L/C) . Struktur umum membagi pembayaran menjadi deposit saat penandatanganan kontrak dan sisanya dibayar setelah Bill of Lading , dokumen yang membuktikan kopi telah berada di atas kapal. Letter of credit memberikan keamanan tingkat bank untuk pesanan kontainer yang lebih besar, sementara TT lebih cepat dan sederhana untuk pesanan dalam jumlah kecil (microlot) dan sampel pertama. Sepakati pembagian pembayaran, mata uang, dan dokumen pemicu sebelum Anda mentransfer dana apa pun.
Langkah 6: Dokumentasi Ekspor dan Bea Cukai
Kopi hijau adalah produk pertanian, sehingga memerlukan dokumen khusus untuk pengirimannya. Eksportir Indonesia memperoleh sertifikat fitosanitari dari Karantina, yang biasanya diterbitkan dalam tiga hingga tujuh hari melalui sistem e-phyto IQFAST, bersamaan dengan faktur komersial, daftar kemasan, dan Bill of Lading. Faktur komersial Anda harus mencantumkan kode HS yang benar: 0901.11 untuk biji kopi yang belum dipanggang dan belum dihilangkan kafeinnya. Importir ke Amerika Serikat juga mengajukan Pemberitahuan Awal FDA (setidaknya 8 jam sebelum pengiriman laut tiba) dan mengimpor dari fasilitas makanan yang terdaftar di FDA . Beri tahu agen bea cukai Anda lebih awal agar tidak ada hambatan di pelabuhan.
Langkah 7: Pengiriman dan Angkutan Barang
Setelah dokumen diselesaikan, kopi Anda akan dikirim dalam karung goni 60 kg , seringkali dengan lapisan GrainPro atau vakum untuk melindunginya selama transit. Transit laut dari Belawan biasanya memakan waktu 30 hingga 45 hari tergantung pada pelabuhan tujuan dan rute Anda. Jika Anda membeli FOB , Anda memesan pengiriman dan asuransi laut; jika Anda membeli CIF , pemasok telah mengatur keduanya. Lacak kapal dan pastikan broker Anda memiliki semua dokumen lengkap sebelum kedatangan.
Langkah 8: Pengiriman dan Penerimaan
Saat tiba, agen bea cukai Anda akan mengurus pengiriman menggunakan dokumen yang telah disiapkan di tempat asal. Periksa kopi saat diterima: verifikasi jumlah karung, timbang sampel, dan periksa kadar air dan mutu sesuai dengan kontrak dan sampel pra-pengiriman yang telah disetujui. Mendeteksi masalah sejak dini akan melindungi pesanan Anda dan mendukung klaim pemasok.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah legal mengimpor biji kopi hijau dari Indonesia, dan apakah ada bea masuk?
Ya. Impor kopi hijau legal dan masuk ke sebagian besar pasar tanpa bea masuk, termasuk Amerika Serikat di bawah kode HTS 0901. Biaya Pemrosesan Barang Dagangan dan Biaya Pemeliharaan Pelabuhan masih berlaku di pelabuhan AS, dan importir AS harus mengajukan Pemberitahuan Awal FDA sebelum kedatangan.
Berapakah jumlah pesanan minimum untuk mengimpor kopi dari Indonesia?
Jumlah minimum bervariasi tergantung pemasok. Indonesia Specialty Coffee menawarkan sampel 1 kg untuk pencicipan kopi, 60 kg untuk pesanan dalam jumlah kecil (microlot), pesanan grosir standar 350 kg, dan muatan kontainer penuh mulai dari 9 metrik ton. Pesanan sampel memungkinkan pembeli baru untuk mengevaluasi kualitas sebelum melakukan pemesanan grosir dalam jumlah besar.
Dokumen apa saja yang saya perlukan untuk mengimpor biji kopi hijau dari Indonesia?
Anda memerlukan faktur komersial, daftar kemasan, Bill of Lading, dan sertifikat fitosanitari dari Karantina Indonesia, semuanya menunjukkan kode HS 0901.11. Importir AS juga mengajukan Pemberitahuan Awal FDA dan mengimpor dari fasilitas yang terdaftar di FDA. Pemasok Anda menyiapkan dokumen-dokumen sisi ekspor.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengimpor kopi dari Indonesia?
Rencanakan sekitar enam hingga delapan minggu dari awal hingga akhir. Pengambilan sampel dan pembuatan kontrak memakan waktu dua hingga tiga minggu, persiapan pesanan dan dokumentasi ekspor memakan waktu tiga hingga tujuh hari, dan transit laut dari Belawan memakan waktu 30 hingga 45 hari tergantung pada pelabuhan tujuan Anda.
Apa itu pengolahan basah (Giling Basah)?
Wet-hulling adalah metode pengupasan tahap 2 yang digunakan di Sumatra dan Sulawesi, di mana kulit ari dihilangkan pada kadar air 35 hingga 40%, bukan setelah pengeringan penuh. Dipadukan dengan proses ceri tahap 1 yang dicuci penuh atau setengah dicuci, metode ini menghasilkan keasaman rendah dan body yang kaya yang menjadi ciri khas kopi Indonesia.
Impor Biji Kopi Hijau dari Indonesia, Kopi Spesial
Indonesia Specialty Coffee adalah eksportir langsung biji kopi hijau berkualitas spesial yang berbasis di Medan, Sumatera Utara, dengan pengiriman FOB Belawan ke roaster, importir, dan distributor di seluruh dunia. Kami hanya mengirimkan lot Grade 1 , dengan penilaian cupping 82 hingga 88 poin SCA di bawah SNI 01-2907-2008 , di seluruh rangkaian asal kami termasuk Gayo , Bali Kintamani , Toraja , Mandheling , dan Liberica . Semua lot bersertifikat Halal , dengan sertifikasi Organik dan Rainforest Alliance tersedia berdasarkan permintaan.
Mulailah dengan sampel 1 kg , tingkatkan ke pesanan mikro 60 kg atau pesanan grosir 350 kg , atau minta penawaran per ton untuk muatan kontainer 9 MT+ . Lihat tarif terkini pada daftar harga grosir kami atau hubungi tim kami untuk memulai pesanan pertama Anda.


